Recent Comments


Showing posts with label Article Info. Show all posts
Showing posts with label Article Info. Show all posts

Sunday, September 22, 2013

Opini: Resiko Terlalu Fokus


Pernahkah kamu menyukai sesuatu hal dan kemudian memfokuskan diri ke hal tersebut? Rata-rata orang pasti pernah mengalami hal tersebut. Pada artikel kali ini saya akan menulis sebuah curhatan opini atau pendapat dari benak dan pengalaman saya. Jadi mohon maaf dan dimaklumi jika salah atau tidak sesuai dengan kenyataan yang kamu alami. Sekali lagi ini hanya pendapat dari saya tentang sifat fokus.

Apa sih fokus itu? Saya sendiri mengartikan hal tersebut sebagai suatu hal yang ingin kita tekuni atau pelajari tanpa memperdulikan hal-hal disekitar kita. Kasus sederhananya ketika kita telah menyukai suatu bidang khususnya bidang komputer, terkadang berfikir "Saya hanya perlu belajar tentang ilmu komputer saja, saya tidak suka bidang lainnya". Dengan pemikiran seperti itu berarti kamu sudah yakin untuk fokus mendalami ilmu komputer. Tapi semakin lama kamu akan terlalu fokus di bidang tersebut sehingga tidak memperdulikan ilmu yang beda bidang dengan apa yang kamu tekuni selama ini.

Tau kah kamu? bahwa setiap ilmu yang ada di dunia ini saling berkaitan satu sama lain. Contohnya saat kita belajar mengoperasikan komputer, kita juga harus mengerti arti tulisan bahasa inggris yang ada di program komputer. Ya memang terkadang ada anak-anak yang bisa mengoperasikan komputer meskipun dia belum bisa baca tulisan. Lalu apa resikonya saat kita hanya fokus ke 1 hal saja? Yahh untuk dalam hitungan jam mungkin itu tidak masalah tapi bagaimana jika dalam hitungan tahun? Kamu akan merasa buta di ilmu lainnya karena tidak pernah punya waktu untuk menambah wawasan lainnya selain apa yang kamu suka tersebut. Padahal pemikiran kita bakal seimbang jika kita memiliki wawasan yang luas khususnya untuk ilmu agama.

Saya pernah melakukan seperti apa yang saya ceritakan di atas, setelah saya merasa benar-benar bisa dibidang yang saya suka maka untuk bidang lainnya saya benar-benar tidak tau. Heii... bukan berarti kita harus belajar semua bidang lho, tapi kita cukup mempelajari ilmu yang berkaitan dengan apa yang kita suka. Tentu saja ada manfaatnya, disaat kita memiliki wawasan atau ilmu baru maka ide baru pun akan muncul satu persatu. Memang darimana saja kita bisa mendapatkan ide tapi bagaimana jika kita tidak tau itu apa dan untuk apa. Meskipun kita melihatnya atau mendengar atau apa saja, kita tidak akan menganggap itu sebuah ide. Contohnya kamu telah memiliki atau mengerti dasar sebuah musik. Ketika mendengar sebuah suara-suara aneh yang muncul di kipas angin, jika kamu dengarkan baik-baik sambil membayangkan itu sebuah alat musik maka secara tidak langsung kamu akan mendengarkan suara-suara aneh itu memiliki sebuah tempo. Tetapi sebaliknya jika kamu belum mengerti apa itu musik? dan bagaimana cara kerjanya? kamu tidak akan menganggap suara-suara tadi memiliki sebuah tempo, kenapa? karena kamu sendiri tidak tau apa itu tempo. Jadi wawasan itu sangat berpengaruh dalam mendapatkan sebuah ide. Meskipun kita tidak mempelajari hal-hal yang lainnya secara tekun, tapi kita hanya mempelajari ilmu dasarnya dan sekedar ingin tau. Itu sudah menambah wawasan dan ilmu kita.

Contoh lainnya jika kita masih seorang pelajar yang sekolah tingkat SD, SMP atau pun SMA dan disaat itu kita telah menemukan passion atau pelajaran yang kita suka. Secara tidak sadar kita terkadang meremehkan pelajaran yang lainnya khususnya dengan pelajaran yang tidak kita suka. Ada juga yang beranggapan disekolah kita harus mendapatkan nilai baik disemua pelajaran. Apakah itu benar? Tentu benar, tapi tidak untuk setelah kita lulus sekolah dan kerja nanti. Toh meskipun kita mendapatkan nilai bagus di semua pelajaran, apakah nanti kita sukses? Belum tentu, semua kita serahkan kepada-NYA.
Inti dari pendapat saya, "Kita tidak harus untuk fokus ke 1 hal yang kita suka saja, jangan lupa dengan hal-hal disekitar kita meskipun kita tidak menyukai hal tersebut. Karena untuk melakukan hal baik dibutuhkan sebuah keseimbangan khususnya untuk masa depan kita nanti. Tidak ada salah kita mempelajari bidang lainnya dengan alasan menambah wawasan dan mengubah cara berfikir kita menjadi lebih baik".

Saya hanya berbagi pendapat saja, sekali lagi mohon koreksinya jika ada kesalahan :P
Semoga bermanfaat :D

Saturday, April 6, 2013

[Tips] Menghafalkan atau memahami?

Banyak orang (khususnya teman saya :v ) yang beranggapan untuk menjadi seorang programmer itu harus menghafalkan kode-kode yang bermacam-macam jenisnya. Padahal hal tersebut sudah tidak efektif lagi dalam belajar sesuatu hal. Pernahkah Anda mendengar atau membaca kalimat ini "Belajarlah dari sebuah kesalahan." dari kalimat tersebut sudah jelas bahwa kita diharuskan untuk belajar dari sebuah kesalahan. Lalu bagaimana untuk melakukan hal tersebut? Tentu saja dengan mempraktekkannya. Disaat kita belajar bahasa pemrograman, kita pasti sering menemui sebuah baris yang tidak berjalan dengan baik atau bisa disebut dengan error. Nah dari situlah kita dituntut untuk memperbaiki setiap barisnya agar program bisa berjalan sesuai keinginan. Tapi kebanyakan pemula bingung harus mempraktekkan apa. Sedikit urutan yang harus dipelajari dalam belajar dasar dari suatu bahasa pemrograman :
  1. Memahami arti dari variable
  2. Cara deklarasi variable
  3. Cara memberi nilai pada variable
  4. Belajar menggunakan kondisi If Else atau ElseIf
  5. Belajar Select Case
  6. Memahami penggunaan perulangan, ada banyak jenis perulangan di setiap bahasa dan setiap jenisnya juga memiliki kegunaan masing-masing.
  7. Kemudian belajar ke tingkat lanjut, seperti mengkoneksikan dengan database dan lain-lain.
Sebenarnya cukup memahami nomor 1 sampai 4 saja, kita sudah bisa membuat suatu program yang bisa dibilang keren :)  Kembali lagi ke topik Menghafal atau memahami? Saya sendiri sebenarnya tidak menghafalkan kode-kode yang panjang tersebut tapi saya memanfaatkan pemahaman dasar logika dari suatu program. Contoh sederhana, saya ingin membuat program login tanpa database dengan batas kesalahan sampai 3x.
Dengan logika seperti berikut :

Saya membuat suatu 3 variable yaitu nama, pass, batas (nama variable dari batas kesalahan).
Lalu saya isi variablenya menjadi : nama = gcomxp, pass = gcomxp, batas = 0
Varible telah dibuat, kemudian saya membuat penkondisian If Else yang berguna sebagai validasi (mengecek) benar atau tidaknya nama dan pass yang di inputkan oleh pengguna. Jika benar maka akan muncul pesan "Berhasil". Jika salah maka akan muncul pesan "Gagal" dan varible batas akan bertambah 1.
Lalu saya membuat pengkondisian If lagi yang berguna untuk membatasi jumlah kesalahan dalam login. Jika variable batas lebih dari 3 maka program akan keluar secara otomatis.

Cukup panjang bukan? :) Hal tersebut bisa kita terapkan dalam bentuk program dekstop maupun web. Dengan pembekalan belajar dasar pemprograman dari nomor 1 sampai 3 yang tadi kita bisa membuat program sederhana tersebut. Sebenarnya untuk membuat suatu program kita cukup memahami logikanya saja itu sudah baik sekali, kenapa? Karena untuk kodenya kita bisa cari di search engine seperti google atau tanya kepada yang sudah ahli. Tapi jangan hanya copy paste saja, pahami juga setiap baris kodenya. Jadi untuk apa kita menghafalkan kode jika hal tersebut membuat kita stres? Mulai sekarang kita ganti metode belajar kita dari menghafal menjadi memahami dengan cara sering berlatih. Tapi ada juga lho, hal yang memang harus dihafalkan :)) yah setidaknya presentasenya Menghafal 35% sedangkan Memahami 65%.

Kesimpulannya :
"Dengan memahami dan berlatih kita akan terbiasa dengan apa yang kita lakukan, karena dengan terbiasa secara tidak sadar kita telah menghafal kode-kode tersebut." :))

Sunday, August 5, 2012

Belajar Menjadi Seorang Programmer

Selamat malam, tak terasa tinggal beberapa hari lagi adalah libur sekolah untuk merayakan hari raya Idul Fitri. Sungguh rasanya rindu dengan pelajaran-pelajaran disekolah. Tapi tidak masalah :) Yang penting saya masih bisa ngoding dan melanjutkan project-project saya.
Yah, di malam hari ini saya akan mencoba berbagi pengalaman saya dalam dunia programmer. Tetapi sebelum saya akan menjelaskan sedikit tentang programmer.

Apa itu Programmer? Programmer adalah seseorang yang sebagai pembuat perangkat lunak atau software. Bisa juga berupa program-program untuk game.
Programmer juga bisa disebut sebagai Software Enginner yang artinya juga sama. Tetapi programmer bukan cuma membuat sebuah software tapi juga bisa membuat program-program dalam sebuah game.

Dalam menjadi programmer dibutuhkan bahasa komputer atau mesin yang biasa disebut dengan bahasa pemprograman atau sering kita sebut dengan script. Bahasa pemprograman itu luas, tetapi dibagi dengan 3 macam yaitu bahasa untuk web, bahasa untuk dekstop, dan bahasa untuk mesin.
Ketiga bahasa itu memiliki ciri-ciri yang berbeda tetapi dalam setiap bahasa pemprograman memiliki 1 kesamaan yang tak dapat dipungkiri lagi yaitu pola berpikir dalam menyelesaikan masalah atau bisa disebut dengan pemikiran logika. Logika artinya akal-akalan. Contohnya disaat kita ingin pergi ke Jakarta dan kita tinggal di Surabaya. Kita bisa melakukan itu dengan kendaraan darat maupun udara. Tetapi bagaimana jika kita ingin cepat tiba pada waktunya? Nah itulah yang disebut dengan pemikiran logika :)

Mulai dari mana?
Untuk menjadi seorang programmer sebenarnya luas sekali. Menurut pendapat dan pengalaman saya, lebih baik anda mulai belajar dari membuat software kecil. Contoh membuat menu Login, membuat simulasi lampu lalu lintas dan lain-lain.

Bahasa pemprograman yang mudah dipahami?
Sebenarnya semua bahasa itu mudah dipahami asalkan kita giat belajar dan yakin akan bisa. Tapi jangan lupa untuk selalu berusaha dan do'a. Untuk bahasa, saya awalnya belajar bahasa pemprograman Visual Basic. Kenapa?? Karena saat itu saya mendapat kenal seorang guru yang lumayan pandai bahasa tersebut. Yah, sambil mencari pengalaman saya mencoba belajar dan bertanya-tanya kepada beliau. Saya sarankan sih, belajar Visual Basic 6 saja dulu karena bahasanya sangat mudah dipahami menurut saya.

Belajar secara otodidak atau kursus?
Saya sendiri tidak pernah yang namanya ikut kursus, karena orang tua saya tidak mampu membiayai kursus sekaligus sekolah saya. Apalagi sekarang saya masuk SMK Swasta, jadi membutuhkan biaya yag gedhe. Yah, mau tidak mau saya belajar secara otodidak dari internet. Banyak kok tutorial-tutorial tentang bahasa pemprograman Visual Basic 6 atau bisa belajar dari saya :) Jika mau sih....

Butuh waktu berapa lama untuk belajar secara otodidak?
Kalau saya sendiri, belajar secara otodidak membutuhkan waktu sekitar 1 tahunan. Saya mulai mendalami dunia komputer saat saya kelas 9 dan masih kelas 10. Itu juga saya selingi dengan belajar desain, seperti menggambar, membuat game, belajar modelling 3D, dll. Jadi sebelum saya masuk jurusan RPL ini. Saya masih belum fokus untuk menuju ke desainer atau programmer, tetapi akhirnya saya menentukan untuk lebih fokus ke programmer dan desainer nomor 2.

Syarat menjadi programmer?
Dalam menjadi programmer syaratnya cuma mampu berpikir keras dalam menyelesaikan sebuah masalah kecil maupun besar, rajin belajar, berdo'a dan selalu bertanya jika telah gagal mencoba.

Apa suka duka menjadi programmer?
Kalau sukanya saya karena hobi, karena memang dari kelas 3 SD saya sudah sangat suka dengan namanya komputer. Tetapi bukan karena hobi juga, saya juga termotivasi untuk membuat software yang komersial lalu menjualnya. Kan lumayan untuk membantu orang tua saya :) Saya dapat motivasi ini dari paman saya yang juga seorang programmer, beliau tinggal di pulau Bali (jauh juga ya -__- )
Kalau dukanya itu terkadang saya bosan jika ada bug-bug atau masalah dalam mengerjakan sebuah software. Apalagi jika sudah berusaha googling dan terus mencoba tetapi hasilnya nihil, rasanya ingin marah-marah sendiri. Tetapi saya memiliki cara khusus untuk menghilangkan rasa bosan itu.
Caranya mudah, cukup dengan bermain game kesukaan anda sampai bosan bermain game tersebut. Otomatis anda akan bingung mau ngapain lagi, akhirnya akan kembali menyelesaiakan masalah dari software anda atau juga bisa langsung bertanya kepada orang yang lebih tau dan mengerti. Tetapi cara terakhir ini sangat kecil kemungkinannya, karena jaman sekarang sangat jarang sekali orang baik. Meski ada orang baik pun pasti dia sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Maka dari itu saya sarankan untuk selalu mencoba dan berusaha menyelesaikan masalah anda sendiri. Atau bisa tanya ke saya bila bingung :)
Tetapi saya masih newbie lho :v

Yah, begitulah pengalaman saya dalam dunia programmer. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadikan anda termotivasi :)
Terimakasih banyak telah membaca artikel saya yang aneh ini.

Sekian dan sampai jumpa~

Sejarah Visual Basic

Dipagi hari minggu ini, saya akan membagi info tetang sejarah Visual Basic dari waktu ke waktu. Apa itu Visual Basic? Visual Basic adalah sebuah bahasa pemprograman komputer yang sangat populer sampai sekarang. Penggunanya pun sudah berjuta-juta orang, bahkan bermilyaran :)
Well, langsung saja. Berikut sejarahnya :

Tuesday, July 31, 2012

Istilah Dalam Web

 Selamat pagi semua :) Di pagi hari ini, saya akan tepati janji saya untuk mencari info tentang istilah dalam web. Well, alhamdulillah setelah selesai sahur dan ngoding bentar, lalu ngurus blog baru ini. Okay, langsung istilah-istilah dalam web :








ASP - Salah satu bahasa pemrograman lain. Banyak tersedia hanya di server webhosting berbasis Windows. Lihat juga: PHP.

Istilah Dalam Internet


       Di postingan ini saya akan menjelaskan tentang istilah-istilah dalam internet. Tadi disekolah saya mendapatkan tugas untuk mencari artikel tentang ini dan akhirnya ketemu di salah satu
situs/blog milik orang (pasti itu). Sebetulnya tadi disuruh untuk mencari artikel tetang istilah dalam web dan internet. Tapi untuk web saya sendiri saja, biar tidak kebanyakan isinya. Umhh.... Langsung saja, berikut istilah-istilah dalam internet :









~ A ~

ADN - singkatan dari Advanced Digital Network. Hal ini merujuk kepada, saluran leased line berkecepatan 56Kbps.