Recent Comments


Showing posts with label Tutorial. Show all posts
Showing posts with label Tutorial. Show all posts

Thursday, March 13, 2014

[Tutorial PHP] Cara Membulatkan Angka Nilai 8161824.6 Menjadi 8162000


Tadi sore ada yang tanya tentang pembulatan bilangan dengan PHP. Saya sangat tertarik untuk menjawabnya, karena tadi masih berfikir dan masih fokus ke kerjaan lain. Jadi belum bisa jawab cepat. Setelah menganggur malam ini, saya mencoba menjawab pertanyaan yang dikirim melalui pesan facebook saya.
Pertanyaannya seperti ini:
mas saya tanya
ada data nilai 8161824.6 dirubah jadi 8162000 itu gmn caranya mas
Awalnya saya bingung karena apakah selalu pola bentuk pembulatannya seperti itu? Akhirnya saya coba-coba dan Alhamdulillah berhasil dengan cara statis seperti ini: http://pastebin.com/G6iJSYpB
Tapi saya tertarik untuk membuatnya jadi sederhana dan dinamis, yaitu menggunakan function: http://pastebin.com/gDNM7BtK atau ini lebih sederhana lagi, dibuat oleh om Gdjnk Birowo. Cuma sebaris aja untuk function-nya: http://pastebin.com/TRrfSGA4
Cara pemakaiannya untuk yang menggunakan function dinamis cukup mudah. Tinggal ketik: <?php bulatkan_angka(4, 8161824.6); ?>
Untuk warna angka biru merupakan value yang harus diisi berdasarkan urutan bilangan yang ingin dibulatkan dan dimulai dari hitungan depan. Kemudian untuk warna yang merah itu, merupakan keseluruhan angka yang ingin dibulatkan.
UPDATE:  Saya kembangkan lagi function dari om Birowo, untuk mendeteksi urutan pembulatan dari belakang angka sebelum koma. 4 angka sebelum koma akan dibulatkan dalam ribuan Berapapun jumlah angkanya, sekarang tidak masalah. Berikut Source Code-nya: http://pastebin.com/75p4YnT0
Silahkan digunakan, ini sengaja saya bagikan... :)
Mohon kritik dan sarannya, karena logikanya masih semrawut.  Terima kasih banyak, bagi yang sudah memberi koreksi kodingnya ^_^

Semoga bermanfaat…

Thursday, October 31, 2013

Tutorial Membuat Website Company Profile by Great Work

Dikesempatan kali ini saya berhasil membuat tutorial membuat web company profile yang bersifat dinamis. Pada tutorial ini dibagi menjadi beberapa bagian, untuk saat ini sudah ada 20 video tutorial. Untuk durasi juga tidak sebentar karena saya berusaha untuk menjelaskan sedetail mungkin sesuai kemampuan.

#Complete Video Tutorial - Release Date 24 Maret 2014#

Aplikasi yang saya gunakan dalam tutorial sebagai berikut :
Sebelum mengikuti video tutorial dibawah, silahkan baca deskripsi yang ada pada youtube. Karena disana ada beberapa materi kode dan penjelasan singkat pada setiap video tutorial.

Berikut daftar video tutorialnya :
  1. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 1 (Desain Web Dengan Photoshop CS 6)
  2. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 2 (Coding Desain Responsive Header & Navigasi)
  3. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 3 (Desain Tampilan Slideshow dan Pembuatan Plugin Slideshow jQuery)
  4. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 4 (Menu Navigasi Kategori Produk)
  5. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 5 (Menu Tampilan Konten Produk)
  6. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 6 (Responsive Paging)
  7. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 7 (Responsive Footer)
  8. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 8 (Perbaikan Responsive Desain)
  9. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 9 (Penjelasan Responsive Desain Untuk Halaman Admin / Backend)
  10. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 10 (Pembagian Halaman Frontend Dengan PHP)
  11. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 11 (Menyelesaikan Desain Koding Frontend)
  12. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 12 (Penjelasan Desain Backend Per Halaman)
  13. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 13 (Pembuatan Database)
  14. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 14 (Koneksi PHP MySql dan Input Data Produk)
  15. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 15 (Sistem Command Produk Backend)
  16. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 16 (Menu Produk Backend dan Filtering Data)
  17. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 17 (Penyelesaian Backend)
  18. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 18 (Penyelesaian Frontend)
  19. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 19 (Implementasi .htaccess)
  20. Tutorial Membuat Website Company Profile - Bagian 20 (Hosting Online dan Domain Gratis .tk)
Tutorial ini saya bagikan GRATIS!! tetapi saya membutuhkan kritik atau saran dalam segi apapun dari kalian (kalau perlu, yg pedas2 juga boleh :D ). Silahkan tinggalkan kritik atau saran melalui komentar di bawah atau facebook atau juga bisa fanspage Great Work.

Bagi yang kesulitan download video, bisa menggunakan fitur dari indowebster untuk lokalkan videonya :) http://vd.indowebster.com
Atau juga bisa download videonya disini http://en.savefrom.net/ dengan cara paste link video youtube.  



Update Special Birthday 24 Maret 2014:
Saya akan bagi-bagi source code website Cova ini, jadi jika yang ingin mempelajarinya langsung bisa tinggal download. Saya mengharapkan kesadaran diri masing-masing agar tidak disalah gunakan dan tetap menghargai hak cipta. Silakan download disini untuk source codenya. Untuk yang mendownloadnya, waktu mau test di localhost. Harus import databasenya dulu. Buat database namanya db_cova, lalu import file .sql yang ada file rar atau folder hasil extractnya. Jika ada error atau bingung tanya langsung saja lewat komentar artikel ini atau ke facebook saya dengan menyertakan teks errornya.
Silakan dikembangkan juga karena pada proyek untuk cuma untuk sebagai penggambaran pembuatan website dari awal dan masih banyak sekali kekurangan maupun kesalahan.


Mohon kerja samanya dan semoga bermanfaat :)

Friday, July 12, 2013

[VB.NET] Membuat Database Menggunakan Text File (.txt)

Pada artikel kali ini saya akan membagi pengetahuan saya tentang security file atau folder. Sebenarnya ada banyak caranya, terutama menyembunyikan file dengan cara klik kanan >> properties >> centang hidden >> klik OK. Tapi cara tersebut hanya tidak tampil saat status Show Hidden Disable (yang ada di Option Explorer) lalu bagaimana jika status Show Hidden Enable? Hemmm. Tips ini sangat berguna untuk menyembunyikan file atau folder pribadi kita. Tapi saat Anda akan menyembunyikan dengan mengikuti cara dari tips ini, Anda diharuskan telah hafal nama file atau foldernya. Kenapa? Karena file atau folder yang telah kita sembunyikan tidak akan terdeteksi atau terlihat lagi di explorer, hanya terdeteksi melalui ukuran size folder atau drive tapi tenang nanti saya kasih cara untuk mengembalikan filenya dengan syarat Anda hafal nama file atau foldernya :D Baiklah, berikut tipsnya :
  1. Buka Command Prompt atau WindowsKey + R lalu ketik cmd
  2. Masuk ke directory yang Anda inginkan, misalkan C:\NewFolder. Maka yang akan kita ketik adalah cd C:\NewFolder. Lalu tekan Enter.
  3. Setelah Anda masuk ke directory tersebut, bisa langsung untuk menyembunyikan file yang Anda inginkan. Copy nama filename terlebih dahulu atau dihafalkan :D
  4. Lalu di cmd Anda ketik attrib +S +H filename.exe. Untuk tulisan filename.exe itu Anda sesuaikan dengan filename apa yang ingin Anda sembunyikan. Lalu tekan Enter.
  5. Cek ke explorer di directory tersebut apakah filenya ada atau tidak, jika tidak ada maka Anda telah berhasil menyembunyikan file tanpa terdeteksi atau terlihat :)
Untuk menyembunyikan folder juga tidak jauh berbeda dari cara diatas, silahkan berexplorasi sendiri untuk penyembunyian file atau foldernya. Kemudian kita lanjut ke tahap pengembalian file yang telah sembunyikan sebelumnya. Sebetulnya langkah-langkahnya sama, hanya langkah ke 4 saja yang mengalami perubahan, menjadi seperti berikut :
     4.  Lalu di cmd Anda ketik attrib -S -H filename.exe. Untuk tulisan filename.exe itu Anda sesuaikan dengan filename apa yang ingin Anda munculkan kembali. Lalu tekan Enter.

Sedikit informasi tentang attrib :
  1. “A” berarti Archive (arsip) .
  2. “H” berarti Hidden (tersembunyi), artinya virus menyembunyikan file kita .
  3. “R” berarti Read only, supaya file hanya bisa dibaca dan tidak di hidden.
  4. “S” berarti System, artinya file ini dikenal windows sebagai bagian dari sebuah bagian sistemnya 
Parameternya :
  1. ( - ) , berarti perintah untuk dihapus.
  2. ( + ) , berarti perintah untuk dipasang.
  3. ( /s ) , berarti perintah attrib akan dikenakan pada semua file
  4. ( /d ) , berarti perintah attrib akan dikenakan pada semua  folder yang berada didalam folder. 
Mudah bukan? Tentu saja, dengan cara di atas data kita menjadi aman dalam arti tidak bisa dilihat oleh orang lain termasuk saya :D Tapi jika masih merasa kesulitan, bisa menggunakan software yang telah saya buat dengan fungsi yang sama seperti diatas. Cek disini, software tersebut juga saya beri password untuk keamanan software agar tidak bisa dibuka oleh sembarang orang :)

Semoga bermanfaat untuk kawan-kawan semua :)

Saturday, June 15, 2013

[Tips] Cara Menyembunyikan File atau Folder Tanpa Terdeteksi

Pada artikel kali ini saya akan membagi pengetahuan saya tentang security file atau folder. Sebenarnya ada banyak caranya, terutama menyembunyikan file dengan cara klik kanan >> properties >> centang hidden >> klik OK. Tapi cara tersebut hanya tidak tampil saat status Show Hidden Disable (yang ada di Option Explorer) lalu bagaimana jika status Show Hidden Enable? Hemmm. Tips ini sangat berguna untuk menyembunyikan file atau folder pribadi kita. Tapi saat Anda akan menyembunyikan dengan mengikuti cara dari tips ini, Anda diharuskan telah hafal nama file atau foldernya. Kenapa? Karena file atau folder yang telah kita sembunyikan tidak akan terdeteksi atau terlihat lagi di explorer, hanya terdeteksi melalui ukuran size folder atau drive tapi tenang nanti saya kasih cara untuk mengembalikan filenya dengan syarat Anda hafal nama file atau foldernya :D Baiklah, berikut tipsnya :
  1. Buka Command Prompt atau WindowsKey + R lalu ketik cmd
  2. Masuk ke directory yang Anda inginkan, misalkan C:\NewFolder. Maka yang akan kita ketik adalah cd C:\NewFolder. Lalu tekan Enter.
  3. Setelah Anda masuk ke directory tersebut, bisa langsung untuk menyembunyikan file yang Anda inginkan. Copy nama filename terlebih dahulu atau dihafalkan :D
  4. Lalu di cmd Anda ketik attrib +S +H filename.exe. Untuk tulisan filename.exe itu Anda sesuaikan dengan filename apa yang ingin Anda sembunyikan. Lalu tekan Enter.
  5. Cek ke explorer di directory tersebut apakah filenya ada atau tidak, jika tidak ada maka Anda telah berhasil menyembunyikan file tanpa terdeteksi atau terlihat :)
Untuk menyembunyikan folder juga tidak jauh berbeda dari cara diatas, silahkan berexplorasi sendiri untuk penyembunyian file atau foldernya. Kemudian kita lanjut ke tahap pengembalian file yang telah sembunyikan sebelumnya. Sebetulnya langkah-langkahnya sama, hanya langkah ke 4 saja yang mengalami perubahan, menjadi seperti berikut :
     4.  Lalu di cmd Anda ketik attrib -S -H filename.exe. Untuk tulisan filename.exe itu Anda sesuaikan dengan filename apa yang ingin Anda munculkan kembali. Lalu tekan Enter.

Sedikit informasi tentang attrib :
  1. “A” berarti Archive (arsip) .
  2. “H” berarti Hidden (tersembunyi), artinya virus menyembunyikan file kita .
  3. “R” berarti Read only, supaya file hanya bisa dibaca dan tidak di hidden.
  4. “S” berarti System, artinya file ini dikenal windows sebagai bagian dari sebuah bagian sistemnya 
Parameternya :
  1. ( - ) , berarti perintah untuk dihapus.
  2. ( + ) , berarti perintah untuk dipasang.
  3. ( /s ) , berarti perintah attrib akan dikenakan pada semua file
  4. ( /d ) , berarti perintah attrib akan dikenakan pada semua  folder yang berada didalam folder. 
Mudah bukan? Tentu saja, dengan cara di atas data kita menjadi aman dalam arti tidak bisa dilihat oleh orang lain termasuk saya :D Tapi jika masih merasa kesulitan, bisa menggunakan software yang telah saya buat dengan fungsi yang sama seperti diatas. Cek disini, software tersebut juga saya beri password untuk keamanan software agar tidak bisa dibuka oleh sembarang orang :)

Semoga bermanfaat untuk kawan-kawan semua :)

Saturday, April 6, 2013

[Tips] Menghafalkan atau memahami?

Banyak orang (khususnya teman saya :v ) yang beranggapan untuk menjadi seorang programmer itu harus menghafalkan kode-kode yang bermacam-macam jenisnya. Padahal hal tersebut sudah tidak efektif lagi dalam belajar sesuatu hal. Pernahkah Anda mendengar atau membaca kalimat ini "Belajarlah dari sebuah kesalahan." dari kalimat tersebut sudah jelas bahwa kita diharuskan untuk belajar dari sebuah kesalahan. Lalu bagaimana untuk melakukan hal tersebut? Tentu saja dengan mempraktekkannya. Disaat kita belajar bahasa pemrograman, kita pasti sering menemui sebuah baris yang tidak berjalan dengan baik atau bisa disebut dengan error. Nah dari situlah kita dituntut untuk memperbaiki setiap barisnya agar program bisa berjalan sesuai keinginan. Tapi kebanyakan pemula bingung harus mempraktekkan apa. Sedikit urutan yang harus dipelajari dalam belajar dasar dari suatu bahasa pemrograman :
  1. Memahami arti dari variable
  2. Cara deklarasi variable
  3. Cara memberi nilai pada variable
  4. Belajar menggunakan kondisi If Else atau ElseIf
  5. Belajar Select Case
  6. Memahami penggunaan perulangan, ada banyak jenis perulangan di setiap bahasa dan setiap jenisnya juga memiliki kegunaan masing-masing.
  7. Kemudian belajar ke tingkat lanjut, seperti mengkoneksikan dengan database dan lain-lain.
Sebenarnya cukup memahami nomor 1 sampai 4 saja, kita sudah bisa membuat suatu program yang bisa dibilang keren :)  Kembali lagi ke topik Menghafal atau memahami? Saya sendiri sebenarnya tidak menghafalkan kode-kode yang panjang tersebut tapi saya memanfaatkan pemahaman dasar logika dari suatu program. Contoh sederhana, saya ingin membuat program login tanpa database dengan batas kesalahan sampai 3x.
Dengan logika seperti berikut :

Saya membuat suatu 3 variable yaitu nama, pass, batas (nama variable dari batas kesalahan).
Lalu saya isi variablenya menjadi : nama = gcomxp, pass = gcomxp, batas = 0
Varible telah dibuat, kemudian saya membuat penkondisian If Else yang berguna sebagai validasi (mengecek) benar atau tidaknya nama dan pass yang di inputkan oleh pengguna. Jika benar maka akan muncul pesan "Berhasil". Jika salah maka akan muncul pesan "Gagal" dan varible batas akan bertambah 1.
Lalu saya membuat pengkondisian If lagi yang berguna untuk membatasi jumlah kesalahan dalam login. Jika variable batas lebih dari 3 maka program akan keluar secara otomatis.

Cukup panjang bukan? :) Hal tersebut bisa kita terapkan dalam bentuk program dekstop maupun web. Dengan pembekalan belajar dasar pemprograman dari nomor 1 sampai 3 yang tadi kita bisa membuat program sederhana tersebut. Sebenarnya untuk membuat suatu program kita cukup memahami logikanya saja itu sudah baik sekali, kenapa? Karena untuk kodenya kita bisa cari di search engine seperti google atau tanya kepada yang sudah ahli. Tapi jangan hanya copy paste saja, pahami juga setiap baris kodenya. Jadi untuk apa kita menghafalkan kode jika hal tersebut membuat kita stres? Mulai sekarang kita ganti metode belajar kita dari menghafal menjadi memahami dengan cara sering berlatih. Tapi ada juga lho, hal yang memang harus dihafalkan :)) yah setidaknya presentasenya Menghafal 35% sedangkan Memahami 65%.

Kesimpulannya :
"Dengan memahami dan berlatih kita akan terbiasa dengan apa yang kita lakukan, karena dengan terbiasa secara tidak sadar kita telah menghafal kode-kode tersebut." :))

Wednesday, March 27, 2013

VB.NET : Fungsi Tag pada Properties Object.

Bagi programmer yang menggunakan bahasa vb.net khususnya untuk pemula, mungkin akan jarang sekali memperhatikan fungsi tag pada properties suatu objek komponen. Dengan fungsi tag kita bisa membuat event sama dalam 1 sub tetapi objeknya berbeda-beda. Masih bingungkah dengan penjelasan dari saya? Mari saya buatkan contoh kasusnya.

Disaat kita mengerjakan proyek software yang berskala kecil maupun besar, terkadang kita sering berjumpa dengan objek Button yang berguna untuk mengeksekusi suatu perintah. Contoh seperti pada gambar berikut ini :












Gambar diatas menggunakan Button untuk memilih salah satu perintah yang akan dijalankan. Untuk programmer pengguna bahasa vb.net yang sedang membuat program berskala kecil mungkin tidak akan ribet dalam pencarian sub. Tapi bagaimana dengan program yang berskala besar? Banyak sekali button-button disetiap formnya, kita pasti akan kewalahan dalam memberikan eksekusi kode. Bahkan disaat kita sedang mencari kode pada button tertentu, hal ini juga sering saya alamin. Nah disaat genting inilah fungsi tag pada properties objek akan berguna.

Masih dalam kasus yang sama seperti pada gambar diatas. Saya rubah tag dari setiap button(mulai atas sampai bawah) menjadi angka berurutan(1 sampai 3) agar tidak bingung. Lalu saya ketikan kode berikut dengan memberi event disalah satu button tersebut. Misal saya memilih event Click pada btn_Shutdown :

Private Sub btn_Shutdown_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btn_Shutdown.Click, btn_Logoff.Click, btn_Restart.Click
Select Case sender.tag
Case 1 'Button Shutdown
'Eksekusi untuk Shutdown
Case 2 'Button Logoff
'Eksekusi untuk Logoff
Case 3 'Button Restart
'Eksekusi untuk Restart
End Select
End Sub


Perlu diperhatikan untuk kode yang saya sengaja tebalkan. Kode tersebut berurutan sesuai dengan tag yang telah Anda berikan tadi, tapi tidak urut juga tidak masalah. Dengan begini kita bisa menghemat penggunaan sub pada objek komponen. Untuk event Clicknya juga bisa anda ganti sesuai kebutuhan.

Semoga tutorial dari saya ini bermanfaat…

Monday, March 18, 2013

VB.NET : Split String


Sudah lama tidak menulis artikel dan ngurus blog ini. Insya Allah setiap saya dapat ilmu akan saya jadikan artikel, selain bermaksud untuk berbagi juga ingin untuk mendokumentasikan apa yang telah saya pelajari :)

Tuesday, August 7, 2012

[Tutorial]Mencari Driver Komputer/Laptop

Selamat malam, bagaimana puasa hari ini? Saya harap lancar :) Pada malam hari ini saya akan berbagi pengalaman saya. Pengalaman tentang mencari driver pada komputer/laptop. Hari ini saya dilibatkan masalah oleh teman saya tentang menginstall ulang windowsnya yang terkena virus. Parahnya dia menyuruh saya untuk menginstall ulang tapi dia tidak mempunyai drivernya. Apalagi saya tidak punya persediaan driver untuk setiap jenis hardwarenya. Lalu bagaimana solusinya untuk mengatasi masalah tersebut?? Caranya mudah :) Cukup mencari jenis driver yang sudah terinstall di windows lama dengan cara manual. Jadi sebelum menginstall windows kita harus mencari kode path pada drivernya terlebih dahulu. Disini saya menggunakan windows 7, untuk windows XP kurang lebih sama :)
Berikut langkah-langkahnya :

1. Klik kanan pada My Computer/Computer lalu pilih properties.
2. Cari tulisan Device Manager lalu klik saja.
3. Untuk windows XP saya belum coba, tapi kurang lebih sama dengan windows 7. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut.
 







4. Kalau menurut pengalaman saya, driver yang paling dibutuhkan adalah di bagian : Display Adapters(Atau yang kita kenal sebagai VGA), Sound, Network(kalau ada WiFi nya), WebCam(kalau ada).
5. Klik kanan pada driver yang anda ingin gunakan di windows baru anda nanti. Lalu pilih properties
6. Kemudian pilih tab Details.
7. Di langkah ke 7 saya mencoba untuk mencari kode pada driver VGA(Display Adapters). LIhat gambar berikut :












8. Lalu ganti tulisan Device description menjadi Device Instance Path. Nanti akan muncul kode pada driver seperti gambar ini :











9. Copy kode berikut dan paste di notepad, lebih baik beserta nama drivernya saja, biar tidak bingung pas download nanti :)
10. Copy lagi kode tadi, dan paste kan di website ini : www.devid.info/en/ Pastekan saja dibagian Search nya. Nanti akan otomatis mencari sendiri, lalu segera download. Rata-rata sizenya kurang dari 100MB tapi tergantung jenis drivernya juga sih.
11. Ulangi langkah ke 5 sampai 10.
12. Kalau sudah mendownload semua kode pada driver yang anda butuhkan. Sekarang saatnya install ulang windows :)

Kurasa untuk install ulang sudah bisa ya... Sangat mudah kok, tinggal dibaca perintahnya lalu di ikuti.
Sekian tutorial saya dimalam hari yang gelap dan dingin ini :)
Kalau sudah menginstall ulang windows, nanti tinggal install drivernya. Dijamin berhasil 100% :)

Terimakasih telah membaca tutorial saya yang aneh dan gak jelas~

Thursday, August 2, 2012

[Tutorial] Cara Partisi Flashdisk

Di kesempatan kali ini saya mencoba berbagi pengalaman saya tentang mempartisi flashdisk. Pasti tahu kan partisi itu apa? Partisi itu sama dengan membagi memori. Jadi disini kita akan mencoba menjadikan flashdisk kita menjadi 2 bagian. Tetapi ingat, removable disk itu tidak dapat dibaca oleh program partisi yang dari windows maupun yang dari luar windows.Kita harus menjadi kan removable disk menjadi fixed disk. Kenapa harus fixed disk? Karena fixed disk dapat dipartisi. Fixed disk itu jenis disk pada harddisk, sehingga kita nanti bisa mempartisi flashdisk kita.
Disini saya memakai sebuah file *.inf untuk merubah tipenya dan menggunakan Partition Wizard untuk mempartisi flashdisk.
Yah langsung saja :)

~UPDATE Link 30 Maret 2013~

1. Download dulu USB_LocaDisk.zip dan Partition Wizard (hilangkan tanda bintang *)